Invite a Co-worker
Send a co-worker an invite to the Exchange portal.Just enter their email address and we’ll connect them to register. After joining, they will belong to the same company.
Send Invite Cancel
80813members
346879posts

Injeksi Primer atau Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker ?

Solved
AntoniusH
Ensign
Ensign

Injeksi Primer atau Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker ?

Selamat Malam,

 

Mohon dijelaskan apa perbedaan pengetesan dengan Primary Injection dan Secondary Injection ?

 

Kapan kita harus menggunakan Primary dan kapan cukup hanya dengan Secondary Injection seperti pada kebanyakan Circuit breaker ?

Tags (1)

Accepted Solutions
faisalamir
Lieutenant JG Lieutenant JG
Lieutenant JG

Re: Injeksi Primer dan Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker

Hi Pak Antonius,

 

Berikut penjelasan umum mengenai aplikasi primary injection vs secondary injection pada aplikasi pengujian Circuit breaker (CB):

 

Pengujian dengan metode "Secondary injection":

  • Hanya dapat dilakukan untuk CB yang menggunakan modul tipe electronic relay  
  • Dengan secondary injection, persiapan dan eksekusi dalam proses pengujian dapat dilakukan dengan cepat dan hanya menggunakan ukuran cable seusai dengan nilai arus sekunder dengan dilengkapi pengaman lebur 
  • Pengujian dengan secondary injection, obyek pengujian hanya untuk fungsi unit relay/trip unit saja
  • Dimensi dan berat untuk alat secondary injection relatif lebih ringkas dan ringan sehingga mudah untuk mobilisasi
  • Biaya pengujian relative lebih TERJANGKAU

 

Pengujian dengan metode "Primary injection":

  • Dapat dilakukan untuk CB yang menggunakan modul tipe "thermal magnetic" atau "electronic breakers"
  • Dengan primary injection, persiapan dan ekesekusi dalam proses pengujian harus dilakukan dengan persiapan lebih komplek dan mempertimbangkan sisi keamanan dikarenakan melibatkan nilai nominal arus dan tegangan primer. Besaran ukuran kabel dan tambahan pengaman lebur perlu diperhitungkan sesuai dengan nilai nominal arus primer yang akan di injeksi 
  • Dengan primary injection, obyek pengetesan dapat dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengetesan akurasi pada CT (trafo arus), pengkabelan dari CT ke modul unit relay, dan pengetesan fungsi unit relay/trip unit itu sendiri
  • Dimensi dan berat untuk alat primary injection relatif lebih besar dan berat sehingga dibutuhkan persiapan yang mobilisasi yang lebih matang
  • Biaya pengujian relatif lebih MAHAL

 

Semoga penjelasan diatas membantu

 

Salam,

Faisal

See Answer In Context

Tags (1)
3 Replies 3
faisalamir
Lieutenant JG Lieutenant JG
Lieutenant JG

Re: Injeksi Primer dan Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker

Hi Pak Antonius,

 

Berikut penjelasan umum mengenai aplikasi primary injection vs secondary injection pada aplikasi pengujian Circuit breaker (CB):

 

Pengujian dengan metode "Secondary injection":

  • Hanya dapat dilakukan untuk CB yang menggunakan modul tipe electronic relay  
  • Dengan secondary injection, persiapan dan eksekusi dalam proses pengujian dapat dilakukan dengan cepat dan hanya menggunakan ukuran cable seusai dengan nilai arus sekunder dengan dilengkapi pengaman lebur 
  • Pengujian dengan secondary injection, obyek pengujian hanya untuk fungsi unit relay/trip unit saja
  • Dimensi dan berat untuk alat secondary injection relatif lebih ringkas dan ringan sehingga mudah untuk mobilisasi
  • Biaya pengujian relative lebih TERJANGKAU

 

Pengujian dengan metode "Primary injection":

  • Dapat dilakukan untuk CB yang menggunakan modul tipe "thermal magnetic" atau "electronic breakers"
  • Dengan primary injection, persiapan dan ekesekusi dalam proses pengujian harus dilakukan dengan persiapan lebih komplek dan mempertimbangkan sisi keamanan dikarenakan melibatkan nilai nominal arus dan tegangan primer. Besaran ukuran kabel dan tambahan pengaman lebur perlu diperhitungkan sesuai dengan nilai nominal arus primer yang akan di injeksi 
  • Dengan primary injection, obyek pengetesan dapat dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengetesan akurasi pada CT (trafo arus), pengkabelan dari CT ke modul unit relay, dan pengetesan fungsi unit relay/trip unit itu sendiri
  • Dimensi dan berat untuk alat primary injection relatif lebih besar dan berat sehingga dibutuhkan persiapan yang mobilisasi yang lebih matang
  • Biaya pengujian relatif lebih MAHAL

 

Semoga penjelasan diatas membantu

 

Salam,

Faisal

Tags (1)
HelvinHermanT
Captain Captain
Captain

Re: Injeksi Primer dan Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker

Terima kasih Pak Faisal atas penjelasannya.

 

Lengkap dan jelas sekali penjelasannya.

 

Memang dari pengalaman saya 12 tahun di services hanya beberapa pelanggan yang meminta pengujian dengan Primary Injector dikarenakan persiapan yang lebih komplek dan biaya yang pastinya lebih besar dalam eksekusi. Biaya sewa Primary Injector juga jauh lebih mahal daripada secondary. Yang meminta pengujian dengan Primary Injector biasanya customer pengguna daya besar (Power Intensive) yang memiliki dana operasional lebih besar dan yang akan mengalami kerugian besar juga jika ada pemadaman listrik tidak terrencana sehingga mereka mau pengetesan secara menyeluruh seperti penjelasan Pak Faisal.

 

Sebagian besar pelanggan cukup puas dengan Pengujian menggunakan Secondary Injector yang biayanya relatif lebih terjangkau.

Tags (1)
HelvinHermanT
Captain Captain
Captain
0 Likes
0
74

Re: Injeksi Primer dan Injeksi Sekunder (Primary & Secondary Injector) pada Circuit Breaker

Untuk Circuit Breaker dari Schneider, Electric,  digunakan alat test FFTK (Full Function Test Kit) yang digunakan untuk pengetesan Circuit Breaker pada Micrologicnya (bukan Primary Injector)

 

Testing Micrologic Trip Unit with Full Function Test Kit | Schneider Electric Support 

Tags (1)